7 Cara Investasi Ala Rasulullah dan Penjelasannya dalam Al-Quran

#LearnandInvest cara berinvestasi syariah cara investasi rasulullah Investasi investasi ala rasulullah investasi dalam islam investasi sesuai sunnahLeave a Comment on 7 Cara Investasi Ala Rasulullah dan Penjelasannya dalam Al-Quran

7 Cara Investasi Ala Rasulullah dan Penjelasannya dalam Al-Quran

Ada 7 cara investasi Ala Rasulullah yang sesuai dengan syariah dan mungkin belum Anda ketahui!

Simak informasi selengkapnya di artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

 

7 Cara Investasi Ala Rasulullah yang Baik Menurut Al Quran dan Sesuai Sunnah

Dalam menggapai impian finansial di masa depan, tentunya kita tidak bisa hanya mengandalkan dana yang mengendap di rekening tabungan kita.

Selain tidak memberikan keuntungan yang tinggi, hal itu juga bisa membuat nilai uang kita tergerus inflasi.

Oleh karena itu disarankan oleh para ahli keuangan untuk mengalihkannya pada instrumen investasi.

Tidak perlu dalam jumlah yang besar, asalkan dilakukan secara konsisten dan sabar.

7 Cara Investasi Ala Rasulullah dan Penjelasannya dalam Al-Quran 02

[Baca Juga: KETUPAT: Ketahui Berbagai Macam Investasi Syariah Yang Ada di Indonesia]

 

Tapi ada sebuah gejolak dilema yang mungkin saja dirasakan oleh para umat Muslim soal kontemplasi apakah investasi yang dilakukannya saat ini sudah sesuai dengan syariat Islam?

Menjawab pertanyaan itu, Finansialku ingin memberikan beberapa contoh dari cara investasi Rasulullah pada jamannya, yang mungkin saja bisa ditiru oleh Anda.

Berikut ini adalah tujuh jenis investasi sesuai syariah, yang juga dilakukan oleh Rasulullah SAW:

 

#1 Menyewakan Lahan dan Properti

Investasi pertama yang dilakukan oleh Rasulullah adalah menyewakan lahan kepada kaum Yahudi dengan sistem bagi hasil.

Melansir laman arah.com, hal ini dijelaskan langsung dalam Hadist HR Bukhori Nomor 2329 dan Muslim Nomor 1551, yang menjelaskan kalau:

“Rasulullah SAW menyerahkan kebun kurma dan ladang daerah Khaibar kepada bangsa Yahudi. Mereka menggarapnya dengan biaya sendiri. Adapun perjanjiannya, Rasulullah SAW mendapatkan setengah dari hasil panennya.”

Ini tentu bukanlah jenis investasi yang berat sebelah untuk kedua belah pihak, karena hasil dibagi rata 50:50.

Sistem pembagian hasil ini, kemudian dikaji lebih dalam pada studi ekonomi dan bisnis Islam yang dikenal dengan istilah ‘Mudharabah’.

Cara Hitung dan Tata Cara Pembagian Warisan Menurut Islam 03 - Finansialku

[Baca Juga: Definisi Mudharabah Adalah]

 

Anda punya lahan kosong yang bisa dijadikan sebagai sawah, perkebunan, ladang, atau mata pencaharian lainnya?

Kenapa tidak memanfaatkan itu sebagai pos yang bisa menambah pemasukan pasif Anda, dengan mengikuti sistem yang dianut Rasulullah, yaitu bagi hasil?

Tapi sebelum itu, ingatlah untuk membuat surat perjanjian yang bisa dipertanggung jawabkan secara hukum, ya!

Jangan sampai terjadi miskomunikasi antara kedua belah pihak, yang malah merugikan dan menimbulkan pertengkaran yang menambah dosa.

Sebagai tambahan, praktik menyewakan lahan bukan hanya berlaku untuk tanah saja, ya!

Anda bisa mempraktikan sistem Mudharabah ini pada penyewaan properti lainnya, seperti toko, ruko, atau bahkan rumah yang tidak terpakai.

 

#2 Bisnis

Karir Rasulullah dikenal sangat cemerlang di dunia bisnis. Namanya sudah tersohor di seluruh pelosok jazirah Arab.

Karir bisnisnya telah beliau mulai sejak usia 12 tahun, yang kala itu beliau diajak untuk berdagang oleh pamannya, Abu Thalib.

Oleh Abu Thalib, beliau diikutsertakan dalam perjalanan bisnis ke Suriah. Sejak saat itu lah, jiwa berdagangnya mulai tumbuh.

Beliau mulai merintis usaha pertamanya di Mekkah dengan berdagang kecil-kecilan di sekitar Ka’bah.

Usahanya kemudian terus berkembang karena keuletan beliau dalam menjalankan bisnisnya ini.

Kemahirannya dalam menjalankan sebuah bisnis juga dituliskan dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 21 yang artinya:

“Sungguh telah ada dalam diri Rasulullah suri tauladan yang baik bagimu, bagi orang yang mengharap pertemuan dengan Allah dan Hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”

Terdapat kiat-kiat berdagang ala Rasulullah, yang bisa kita tiru untuk bisnis kita, di antaranya adalah:

  • Penjual tidak boleh berbohong dan menipu. Rasul pernah bersabda, “Apabila dilakukan penjualan, katakanlah: tidak ada penipuan.”
  • Memberikan waktu tenggat pelunasan untuk pelanggan yang tidak mampu membayar kontan. Apabila sampai lewat waktu tenggat pelanggan tidak mampu melunasi, Rasul biasanya akan mengikhlaskannya.
  • Penjual tidak boleh sumpah yang berlebihan, apalagi sumpah palsu.
  • Transaksi barang akan sempurna hanya dengan kesepakatan bersama.
  • Penjual harus benar dalam timbangan dan takaran.
  • Orang yang bayar di muka sebuah barang, tidak boleh menjualnya sebelum bisa melunasi sisanya.
  • Dilarang melakukan monopili.
  • Tidak boleh membatasi harga komoditi. Allah pernah berfirman dalam Surat An-Nisa ayat 29, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan bathil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu.”

 

#4 Investasi Emas

Cara investasi ala Rasulullah yang keempat adalah melakukan investasi pada instrumen emas.

Dalam Islam, emas diakui sebagai salah satu jenis investasi unggulan sejak dulu. Pasalnya, emas adalah salah satu alat utama dalam perdagangan di jaman Rasulullah.

Bahkan, emas sempat menjadi alat tukar yang sangat berharga untuk masyarakat di jaman Rasulullah kala itu.

The Rise of Islamic Bond, Sukuk And Its Benefits For Investors - Finansialku

[Baca Juga: Ini Dia Macam-macam Investasi Emas yang HARUS Kamu Ketahui!]

 

Bukan cuma karena nilai jual dan belinya yang tergolong tinggi, tapi juga karena sifat emas yang tidak akan tergerus inflasi.

Untuk Anda yang ingin mengikuti jejak rasulullah dan melakukan investasi yang sesuai dengan sunnah, emas bisa dijadikan pilihan, lho!

Tapi ingat, untuk mendapatkan return yang maksimal, investasi emas ini lebih baik dilakukan dalam jangka panjang, ya!

 

#5 Ternak Hewan

Sebagaimana dituliskan dalam buku sejarah Islam, selalu diceritakan kalau Rasulullah adalah seorang penggembala kambing.

Bukan cuma kambing, Rasulullah juga memelihara puluhan hewan unta, yang menambah aset kekayaannya kala itu.

Meniru keberhasilannya, Anda juga bisa mulai mempertimbangkan untuk menggembala sebagai salah satu bentuk investasi.

Di Indonesia, hewan yang masih banyak digandrungi adalah Sapi, Kambing, Ayam, ataupun Lele. Anda bisa membeli beberapa ekor untuk dipelihara.

Tapi ingat, ketika Anda sudah berkomitmen untuk memelihara binatang, jangan sampai menelantarkan dan membuat mereka tersiksa, ya!

Karena Allah tidak menyukai hambaNya yang suka melukai dan menyiksa seekor hewan.

Apabila Anda terlalu sibuk untuk mengurus binatang ternak sendiri, lebih baik minta bantuan atau jasa orang lain, ya!

 

#6 Deposito Syariah

Selanjutnya, jenis investasi ala Rasulullah adalah dengan melakukan deposito syariah.

Sebagaimana kita ketahui, deposito adalah salah satu jenis investasi yang disediakan oleh lembaga perbankan.

Deposito memungkinkan kita untuk menyetorkan sejumlah uang kepada bank secara rutin dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Uang yang ditarik oleh bank, akan diputar agar kita bisa mendapatkan bunga selama melakukan investasi deposito ini.

7 Cara Investasi Ala Rasulullah dan Penjelasannya dalam Al-Quran 03

[Baca Juga: Mau Investasi Dimana: Deposito Syariah atau Reksa Dana Syariah?]

 

Tapi untuk diingat, deposito konvensional beda dengan deposito syariah, lho! Deposito syariah dikelola sesuai dengan sunnah dan hukum yang berlaku dalam Islam.

Seperti misalnya dalam deposito syariah, bunga atau deviden yang diterima bukan dalam jumlah yang disepakati sejak awal, melainkan menggunakan sistem bagi hasil.

Karena sebagaimana kita ketahui, bunga atau deviden termasuk ke dalam riba, yang mana praktek ini sangat dibenci oleh Allah SWT.

 

#7 Sedekah

Lalu sampailah kita pada jenis investasi ala Rasulullah yang terakhir, yaitu sedekah.

Kenapa sedekah termasuk ke dalam investasi? Ingatkah Anda kalau Allah pernah berfirman dalam Surat Al-baqarah: 261 yang artinya:

“Orang yang menginfakkan harta di jalan Allah, seperti sebutir biji yang menumbuhkan 70 tangkai pada setiap tangkainya terdapat 100 biji. Allah melipatgandakan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, Allah Maha Luas dan Maha Mengetahui.”

Artinya, siapapun hambaNya yang mau dan ikhlas untuk bersedekah, niscaya Allah akan melipatgandakan rejekinya.

Bukankah konsep ini serupa dengan investasi, yang mana kita menabung, dan mendapatkan return dalam kurun waktu tertentu?

Ditambah, investasi satu ini memiliki return yang tidak terduga jumlah atau besarannya.

Jadi, jangan ragu untuk melakukan investasi satu ini di manapun dan kapanpun dengan hati yang ikhlas, ya!

Karena rejeki kita tidak semerta-merta akan habis hanya karena bersedekah. Justru, Allah malah akan menggantinya dengan kelipatan yang jauh lebih besar nilainya!

 

Taktik Jadi Investor Ulung dan Sukses

Bicara soal investasi, tentu bukanlah hal yang mudah untuk menguasai teknik dan taktiknya sendirian.

Ketika memutuskan untuk melakukan investasi, maka artinya kita sudah siap berkomitmen untuk terus belajar dan menambah wawasan.

Tapi, yang kadang menjadi masalah adalah, kita tidak tahu ke mana harus mencarinya.

Tenang, Finansialku punya solusinya untuk Anda!

Anda bisa membaca e-book Finansialku tentang Panduan Investasi Untuk Pemula, yang bisa Anda dapatkan dengan GRATIS! Hanya dengan menekan tombol di bawah ini!

Dengan membaca e-book tersebut, Anda tentu akan semakin mudah untuk memahami istilah-istilah serta risiko dari setiap instrumen investasi yang ada.

Dengan begitu, Anda akan mampu memilih instrumen saham yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda, lho!

Anda juga bisa menggunakan aplikasi Finansialku untuk berkonsultasi langsung mengenai pengelolaan keuangan secara syariah bersama dengan pakarnya melalui fitur Konsultasi Keuangan.

Download aplikasi perencana keuangan pribadi Finansialku di Google Play Store maupun Apple Apps Store untuk masa depan keuangan yang lebih baik.

Aplikasi Finansialku adalah satu-satunya aplikasi perencana keuangan di Indonesia dan sudah terdaftar di OJK.

 

Jadi, Anda sudah yakin mau pilih investasi apa?

Sampaikan lewat kolom komentar beserta alasannya, ya!

 

Jangan lupa juga untuk menyebarkan informasi ini kepada rekan dan keluarga Anda, agar semakin banyak yang mengikuti investasi ala Rasulullah ini.

Ingatlah, kalau Allah menyukai hambaNya yang menyebarkan kebaikan pada orang lain, ya!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 8 Agustus 2017. 7 Bentuk Investasi Terbaik yang Diatur dalam Al Quran dan Hadist. Inibaru.id – https://bit.ly/3fOk3xv
  • Elmi Rahmatika. 10 Februari 2020. 7 Jenis Investasi Terbaik Dalam Islam Sesuai Anjuran Alquran dan Alhadis. 99.co – https://bit.ly/2WwT7dU
  • Nani Suherni. 6 Agustus 2017. 7 Investasi Terbaik Menurut Islam, Al Quran dan Hadist. Arah.com – https://bit.ly/2T55ufc
  • Admin. 8 Juni 2019. Nabi Muhammad: Sang Pengusaha dan Investor Tersukses. Portalinvestasi.com – https://bit.ly/2T83eDX

 

Sumber Gambar:

  • Investasi dalam Islam 01 – https://bit.ly/2y2HiCT
  • Investasi dalam Islam 02 – https://bit.ly/3fT9Hwc
  • Investasi dalam Islam 03 – https://bit.ly/2Z6XGh4

 

dilema besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top