Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Manfaat dan Tujuan

#FinansialkuLifestyle Ekonomi Ekonomi Indonesia Prinsip EkonomiLeave a Comment on Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Manfaat dan Tujuan

Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Manfaat dan Tujuan

Prinsip ekonomi merupakan salah satu prinsip yang sangat berguna dalam mengatur finansial seseorang atau sebuah entitas.

Pada artikel kali ini, Finansialku akan menjelaskan pengertian prinsip ekonomi lengkap dengan ciri-ciri, manfaat dan tujuannya. Simak artikel ini.

 

Rubrik Finansialku

 

Pengertian Prinsip Ekonomi

Menurut situs resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia, prinsip ekonomi adalah panduan dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai perbandingan rasional antara pengorbanan yang dikeluarkan dan hasil yang diperoleh.

Dengan kata lain, prinsip ekonomi adalah sebuah usaha dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil tertentu atau dengan pengorbanan tertentu ingin memperoleh hasil maksimal.

Istilah ini juga dapat diartikan sebagai sebuah usaha atau tindakan guna mendapatkan kepuasan kebutuhan tertentu dengan pengorbanan yang sekecil mungkin.

Ayo Menabung Demi Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - Finansialku

[Baca Juga: Ekonomi Islam: Definisi, Prinsip, Manfaat dan Contohnya]

 

Pada bukunya yang berjudul Principles of Economics (1998), Nicholas Gregory Mankiw menjabarkan 10 prinsip ekonomi yaitu:

  1. Setiap orang melakukan trade off. Trade off yang dihadapi masyarakat merupakan efisiensi untuk mendapatkan hasil optimal dari sumber daya yang langka.
  2. Biaya adalah pengorbanan seseorang untuk mendapatkan sesuatu Dalam ilmu ekonomi, biaya ini sering disebut dengan nama ‘opportunity cost’
  3. Orang berpikir secara rasional pada batas-batas. Ini berarti setiap orang dalam membuat keputusan akan memahami keuntungan dan kerugiannya.
  4. Orang tanggap terhadap insentif. Seseorang akan lebih tanggap atau aktif apabila mendapatkan keuntungan dari sesuatu yang dia kerjakan
  5. Perdagangan menguntungkan semua pihak. Prinsip ini mengutamakan spesialisasi. Contohnya, negara yang produksinya tidak optimal akan membeli dari negara yang produksinya optimal (kualitas baik, jumlah produksi tinggi, biaya produksi rendah)
  6. Pasar adalah sarana yang baik untuk mengorganisasikan kegiatan ekonomi. Pasar bertindak sebagai tempat terjdnya transaksi antara pordusen (penjual) dan konsumen (pembeli). Produsen berhak menentukan barang apa yang ingin diproduksi serta siapa yang ingin dikerjakan. Konsumen berhak menentukan barang mana yang ingin dibeli dan akan berkerja untuk produsen yang mana.
  7. Pemerintah terkadang mampu meningkatkan faktor produksi. Prinsip ini menyatakan bahwa pemerintah dapat melakukan intervensi di bidang ekonomi melalui pasar agar dapat menguntungkan pembeli dan penjual.
  8. Standar hidup suatu negara bergantung pada kemampuannya menghasilkan barang dan jasa. Ini berarti tingkat pertumbuhan produktivitas suatu negara akan menentukan tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata
  9. Jika pemerintah mencetak uang terlalu banyak, inflasi akan terjadi. Inflasi terjadi akibat nilai uang yang merosot akibat tingginya jumlah uang yang beredar di masyarakat.
  10. Masyarakat menghadapi trade-off jangka pendek antara inflasi dan pengangguran. Trade-off antara inflasi dan pengangguran memiliki sifat yang sementara, namun dapat berlangsung bertahun-tahun.

 

Ciri-ciri Prinsip Ekonomi

Setelah Anda mengetahui pengertiannya, tentunya ciri-ciri prinsip ekonomi juga tidak boleh terlewatkan. Ciri-cirinya adalah:

 

#1 Bersikap Hemat

Dalam melakukan kegiatan atau tindakan ekonomi, seseorang akan selalu menghindari pemborosan dengan membeli barang sesuai dengan kebutuhan.

Seseorang pun memiliki prinsip bahwa pengeluaran harus disesuaikan dengan pendapatan.

 

#2 Bertindak Ekonomis

Dalam melakukan kegiatan atau tindakan ekonomi, seseorang akan selalu memperhitungkan keuntungan dan kerugian yang mungkin didapatkan. Dengan kata lain, ciri-ciri prinsip ekonomi adalah selalu hemat.

 

#3 Bertindak Rasional

Rasional berarti seseorang dalam melakukan kegiatan ekonomi selalu menggunakan akal sehat dan bukan berdasarkan keinginan sesaat (emosi atau hawa nafsu).

 

#4 Menyusun Skala Prioritas

Dalam kegiatan atau tindakan ekonomi, seseorang akan membuat perencanaan mengenai pengeluaran kebutuhan berdasarkan skala prioritas mulai dari pemenuhan kebutuhan yang paling mendesak hingga kebutuhan yang dapat ditangguhkan.

 

Jenis Prinsip Ekonomi

Secara umum, prinsip ekonomi dibagi menjadi 3 jenis, yaitu prinsip produsen, prinsip penjual dan prinsip pembeli.

 

#A Prinsip Produsen

Prinsip produsen merupakan prinsip yang menentukan bahan baku, alat produksi, serta biaya produksi dari bahan baku menjadi bahan jadi.

Pada prinsip ini, keseluruhan hal tersebut akan ditekan serendah-rendahnya dan diusahakan secara maksimal untuk menghasilkan barang atau produk yang memiliki kualitas terbaik.

 

#B Prinsip Penjual

Prinsip penjual atau yang juga disebut dengan prinsip pedagang merupakan sebuah prinsip yang menjalankan berbagai jenis usaha niaga untuk dapat mampu memenuhi kebutuhan (selera dan keinginan) konsumen.

5 Prospek Karir Ekonomi Pembangunan yang Dibayar Tinggi 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pelajaran Berharga dari Kilas Balik Krisis Ekonomi 1999 Indonesia]

 

Prinsip penjual fokus dengan kegiatan promosi seperti iklan, pemberian reward (hadiah) serta kegiatan pemasaran lainnya untuk meraup keuntungan yang lebih banyak melalui peningkatan jumlah pelanggan.

 

#C Prinsip Pembeli

Prinsip pembeli adalah jenis prinsip tentang bagaimana mengeluarkan jumlah uang yang sedikit, dengan kata lain mendapatkan produk (barang atau jasa) yang berkualitas baikdan bermutu namun dengan harga serendah-rendahnya.

 

Manfaat Prinsip Ekonomi

Dengan menerapkan prinsip ekonomi, seseorang akan mendapatkan berbagai manfaat, antara lain:

  • Memaksimalkan sumber daya yang ada untuk memperoleh keuntungan optimal.
  • Bekerja cepat, hemat, dan tepat agar risiko kerugian dapat diperkecil
  • Mencapai tujuan dengan tepat waktu dan berhasil untuk mencapai tingkat kemakmuran yang diinginkan.
  • Mencapai hasil kerja yang terjamin mutunya untuk memenuhi tingkat kepuasan pelaku ekonomi.
  • Hidup lebih maju dalam persaingan sehat.

 

Tujuan Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi sendiri memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Mendapatkan keuntungan yang semaksimal mungkin
  • Memperkecil adanya suatu kerugian akibat dari kesalahan-kesalahan tertentu
  • Mencegah terjadinya konsumsi yang boros
  • Mempergunakan kemampuan serta juga modal yang dimiliki

 

Setelah membaca artikel ini, semoga Anda lebih mengerti arti dan serba-serbi mengenai prinsip ekonomi. Bagikan artikel ini agar lebih bermanfaat dan berikan komentar Anda di kolom bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Arum Sutrisni Putri. 6 Januari 2020. PrinsipEkonomi: Pengertian, Ciri-ciri, Manfaat dan Tujuan. Kompas.com – https://bit.ly/2Wpgg1T
  • Admin. PrinsipEkonomi: Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, dan Contoh Prinsip Ekonomi. Maxmanroe.com – https://bit.ly/3csOFT2

 

dilema besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top