Untuk Memudahkan Bansos, Data PLN dan Telkom Akan Digabung

#FinansialkuNews BUMN Ekonomi Erick Thohir PLN TelkomLeave a Comment on Untuk Memudahkan Bansos, Data PLN dan Telkom Akan Digabung

Untuk Memudahkan Bansos, Data PLN dan Telkom Akan Digabung

Erick Thohir akan menggabungkan data PLN dan Telkom agar mempermudah proses penyaluran bantuan sosial.

Informasi selengkapnya, dapat dibaca dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

 

Data PLN Dan Telkom Bakal Digabung

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir punya rencana bakal menggabungkan data milik PT PLN (Persero) dan PT Telkom (Persero).

Erick mengatakan, dengan penggabungan data tersebut diharapkan proses penyaluran bantuan sosial dari pemerintah ke masyarakat tidak memerlukan proses panjang sehingga rentan dikorupsi.

“Ke depan kami ingin menggabungkan data PLN dan Telkom supaya tadi kalau ada bantuan langsung mengena kepada rakyat, tidak menjalar panjang yang akhirnya rentan untuk korupsi,” kata Erick mengutip Kompas.com, Selasa (18/08).

Erick mencontohkan BUMN saat ini telah memulai program satu data usaha Ultra Mikro (UMi) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Data tersebut berasal dari PT Pegadaian (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) yang jumlahnya mencakup 7 juta pelaku usaha.

“Diawali dengan data Pegadaian, BRI, dan PNM supaya nanti kalau kita bicara UMi atau UMKM datanya sudah solid. Tidak seperti sekarang tebak-tebakan data,” jelas Erick.

Cek Tagihan Telkom 02 - Finansialku

[Baca Juga: Gebrakan Anyar! Bank Syariah Bakal Digabung Erick Thohir!]

 

Melalui laman Medcom, Kepala Bappenas Suharso Manoarfa mengatakan penguatan data melalui sinkronisasi antar berbagai sektor dan lembaga pemerintahan dari tingkat paling bawah merupakan kunci kesuksesan bagi penyaluran bantuan sosial dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Meski begitu, dalam kenyataannya saat ini pemutakhiran dan sinkronisasi data belum maksimal untuk menentukan calon penerima manfaat daripada program bansos dan BLT tersebut.

Padahal pemberian Jaring Pengaman Sosial melalui bansos dan BLT diharapkan membawa dampak signifikan bagi kesehatan, ekonomi, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.

“Sinkronisasi data itu teramat penting bagi kita semua karena kita harus membuat kebijakan berdasarkan data yang reliabel dan kredibel. Kalau data tidak reliabel dan kredibel, maka akan sulit sekali data-data itu bisa dipakai sebagai evidence-based policy termasuk untuk membuat analisis,” kata Suharso.

Sementara itu, Erick Thohir menyebut Presiden Joko Widodo akan memberikan bantuan kepada sejumlah usaha mikro yang terdampak pandemi virus corona. Masing-masing menerima sekitar Rp 2,4 juta.

“Rencananya akan launching kalau tidak salah 18 atau 19 Agustus ini oleh pak presiden yaitu hibah untuk usaha mikro, akan diberi Rp 2,4 juta,” katanya.

Ebook Panduan Sukses Atur Gaji Ala KARYAWAN

Download Sekarang, GRATISSS!!!

Mockup Ebook Karyawan

 

Sebagai informasi, pemerintah sendiri telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada pelaku UMi dan UMKM.

Sejumlah program seperti; restrukturisasi kredit bank dan perusahaan pembiayaan, serta subsidi bunga, dan Pajak Penghasilan (PPh) final UMKM ditanggung pemerintah.

Secara total, pemerintah menganggarkan Rp 123,46 triliun untuk bantuan kepada UMKM selama pandemi.

Di akhir Juli lalu, melansir CNN Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mengatakan realisasi belanja program PEN untuk sektor koperasi dan UMKM baru mencapai Rp 11,84 triliun.

Dengan kata lain, penyalurannya baru 9,59 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp 123,46 triliun. Selain itu, pemerintah berencana memberikan hibah kepada 12 juta pelaku UMKM senilai Rp 2,4 juta per orang.

 

Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa berbagi komentar lewat kolom komentar di bawah ini.

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya.

 

Sumber Referensi:

  • Mutia Fauzia. 16 Agustus 2020. Erick Thohir: Data PLN dan Telkom akan Digabungkan untuk Permudah Penyaluran Bansos. Kompas.com – https://bit.ly/3g7N4D8
  • Suci Sedya Utami. 16 Agustus 2020. Permudah Bansos, Erick Thohir Bakal Gabungkan Data PLN-Telkom. Medcom.id – https://bit.ly/2Ec8B0i
  • Redaksi. 16 Agustus 2020. Erick Thohir Akan Gabungkan Data Pelanggan PLN dan Telkom. Cnnindonesia.com – https://bit.ly/3g8CLil

 

dilema besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top