UMKM, Inilah Tips Supaya Bisnis Tetap Bertahan Selama Covid-19

#StartItUp Bisnis Tips Bisnis Tips Supaya Bisnis Tetap Bertahan Tips Supaya Bisnis Tetap Bertahan Selama Covid-19Leave a Comment on UMKM, Inilah Tips Supaya Bisnis Tetap Bertahan Selama Covid-19

UMKM, Inilah Tips Supaya Bisnis Tetap Bertahan Selama Covid-19

Pebisnis UMKM, bagaimana kondisi bisnis kamu saat pandemi Covid-19 ini? Cari tahu tips supaya bisnis tetap bertahan selama Covid-19 di sini.

 

Rubrik Finansialku

 

Memiliki Bisnis

Memiliki bisnis sendiri tentu punya kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dirasakan adalah; pertama, kita memiliki kendali penuh terhadap pekerjaan kita, karena jika ingin maju pasti harus mulai mengusahakannya.

Jika kita bermalas-malasan tentu saja bisnis kita pun tidak akan maju.

Kekurangan dari memiliki bisnis sendiri adalah harus mulai menguasai semua bagian dalam bisnis, apalagi kalau kamu yang asalnya karyawan kantoran dan ingin banting stir menjadi pebisnis.

Belum lagi banyak hal yang harus kita kuasai di luar apa yang kita pelajari selama di sekolah.

Meskipun kekurangan atau bisa dibilang tantangan memiliki bisnis sendiri ini banyak, tetapi banyak orang pula yang ingin memiliki bisnis sendiri.

Mengapa?

6 Ide Bisnis Takjil di Bulan Ramadan Buat Tambah THR Kamu 03 - Finansialku

[Baca Juga: Cimory, Kisah Menarik Mulai Bisnis Kecil Hingga “Sukses”]

 

Karena ketika memiliki bisnis sendiri, kita bisa menentukan gaji dan jam kerja yang kita inginkan.

Apalagi kalau kamu memiliki prinsip yang mengedepankan quality time dengan keluarga, membuka bisnis adalah salah satu hal yang diidam-idamkan.

Tetapi kenyataanya, jika kamu tekun berbisnis, malah terkadang waktu bersama keluarga pun menjadi berkurang apabila kamu tidak bisa mengatur waktu dengan baik.

Tantangan menjadi pebisnis pun tidak hanya itu saja, salah satu tantangan yang terpampang di depan mata adalah dengan adanya wabah covid-19 ini.

Banyak sekali UMKM yang pendapatannya berkurang karena terpaksa menutup gerainya untuk membantu pencegahan dampak virus corona.

Meskipun ada beberapa yang masih memaksa untuk buka, tetap saja masyarakat sudah khawatir untuk keluar rumah, sehingga mempengaruhi pendapatan dari UMKM ini.

Tidak berhenti di situ saja, dengan banyak orang yang terdampak dari Covid-19 ini juga, membuat kemampuan daya beli masyarakat ikut turun. Lalu, bagaimana caranya supaya bisnis bisa bertahan saat datangya Covid-19 ini?

Sebelum saya membahas tipsnya, kamu bisa download Aplikasi Finansialku terlebih dahulu. Kenapa? Karena pembahasan dalam artikel ini akan dilengkapi dengan fitur-fitur canggih dan menarik dari Finansialku.

Kamu bisa download aplikasi finansialku melalui Google Play Store maupun Apple App Atore, atau kamu bisa klik ikon di bawah ini.

 

Tips Supaya Bisnis Bertahan Selama Covid-19

Saat Covid-19 atau virus corona ini datang, seharusnya ini bisa menjadi pembelajaran akan pentingnya memiliki manajemen keuangan yang baik, baik personal maupun bisnis.

Salah satu sektor yang paling terdampak adalah dari sektor UMKM atau usaha kecil. Bagaimana caranya supaya usaha kamu tetap bertahan? Yuk simak tips berikut ini.

 

#1 Pastikan Posisi Cash Flow Aman Selama Minimal 6 Bulan Ke Depan

Tips supaya bisnis bertahan selama pandemi pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan review keuangan bisnis kamu.

Covid-19 ini diproyeksikan akan hadir selama 3 bulan ke depan, tetapi tidak ada salahnya untuk kita bersiap-siap mengahadapinya untuk 6 bulan ke depan.

Yang harus kamu pastikan adalah posisi saldo dan dana cadangan operasional ini aman selama 6 bulan mendatang. Sehingga kamu tidak akan menemukan kesulitan untuk membayar biaya operasional usaha kamu.

Apakah keuangan usaha kamu sudah mempunyai saldo yang cukup hingga 6 bulan mendatang? Apakah sebenarnya kamu mengetahui bagaimana kondisi keuangan kamu saat ini?

Inilah fungsinya kamu selalu me-review keuangan kamu, ketahuilah bagaimana caranya kamu mengamankan keuangan perusahaan kamu.

Saat ini, banyak pemilik usaha yang terhambat dalam melakukan penagihan dan pembayaran kepada mitra, karena sering dilakukan manual secara tatap muka, serta tidak adanya persiapan saldo tunai yang akan digunakan untuk keadaan darurat seperti ini.

Dari kejadian ini tentu sangat krusial bukan untuk memahami kondisi keuangan bisnis saat ini sebelum melakukan ekspansi usaha?

 

#2 Membuat Proyeksi Pendapatan

Kita sudah tahu bahwa saat pandemic ini pendapatan kita pasti akan berkurang. Untuk para pebisnis, coba buatlah proyeksi pendapatan dari berbagai sumber selama beberapa bulan ke depan.

Apakah ada franchise fee, royalty fee, bahan baku dan pendapatan lainnya. Selain itu juga, apakah ada peluang lainnya, misalkan kamu membuka usaha secara online? Atau cara lainnya?

Coba proyeksikan pendapatan tersebut, sehingga kamu bisa membuat rencana ke depannya dengan mudah dan Langkah apa yang tepat yang bisa diterapkan untuk usaha kamu.

 

#3 Pangkas Pengeluaran Tidak Penting

Penting untuk kamu memangkas pengeluaran yang sekiranya tidak penting. Jika kamu sedang dalam rencana ingin ekspansi bisnis, urungkan niat tersebut.

Sebelum adanya kepastian mengenai pandemi ini berakhir, kamu harus tahu prioritas yang terpenting.

Biaya-biaya yang tidak mendesak bisa kamu kesampingkan terlebih dahulu ya.

 

#4 Jangan Lupa Catat Pengeluaran Bisnis Kamu

Tidak kalah pentingnya juga untuk mencatat pengeluaran usaha kamu selama pandemi. Pasti ada perubahan pengeluaran usaha kamu.

Dengan mencatat pengeluaran ini, kamu bisa memproyeksi untuk beberapa bulan ke depan apa saja yang kamu butuhkan.

Peluang Bisnis Tahun Baru Imlek 2020 yang Menggiurkan 04 - Finansialku

[Baca Juga: Daftar Bisnis Modal Kecil Mulai Nol Rupiah yang Bisa Kamu Jajal!]

 

Selain itu, dengan kamu mencatat, kamu juga bisa mendapatkan target minimal untuk profit usaha kamu. Sehingga kamu tahu bahwa usaha kamu akan tetap berjalan meskipun ada pandemi ini.

 

#5 Perhatikan Bahan Baku

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan bahan baku yang kamu miliki.

Dengan mengecek bahan baku yang kamu miliki, kamu dapat memproyeksikan juga kapan akan membeli bahan baku tersebut.

Jangan lupa untuk cek harga barang baku, siapa tahu saat adanya pandemi ini harga bahan baku bisa ikutan naik juga. Kamu pun bisa mengetahui kapan sebaiknya kamu membeli bahan baku.

Kamu juga sudah tahu pattern pengeluaran seperti apa, kapan saja bahan baku dibutuhkan, serta target minimal profit usaha kamu. Jadi, kamu masih bisa bertahan meskipun usaha terdampak oleh COVID-19 ini.

 

Keuangan Bisnis yang Baik Berasala Dari Keuangan Pemiliknya yang Baik Juga

Banyak sekali orang yang belum sadar bahwa dengan memiliki perencanaan keuangan personal yang baik akan membawa keuangan bisnis kita lebih baik.

Dengan adanya wabah COVID-19 ini membuat kita sadar akan pentingnya merencanakan keuangan.

Jika kamu memang ingin berbisnis atau sedang berbisnis, maka pastikan keuangan kamu sudah oke terlebih dahulu.

Saat merencanakan keuangan, saya tahu, kamu pasti mengalami kebingungan.

Tenang, kamu bisa dibantu oleh saya atau perencanan keuangan lainnya yang ada di Finansialku.

Kamu bisa langsung berdiskusi dengan perencana keuangan di Finansialku dengan cara berikut.

  1. Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store atau Apple Apps Store
  2. Gunakan menu Konsultasi Keuangan
Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

 

Setelah membaca artikel ini, saya yakin kamu telah mengetahui tentang tips supaya bisnis kamu tetap bertahan selama Covid-19.

Bagikan informasi ini kepada temen atau saudara kamu yang belum mengetahui tentang tips supaya bisnis kamu tetap bertahan selama Covid-19. Semoga bermanfaat!

 

Sumber Referensi:

  • Dina Mirayanti Hutauruk. 30 Maret 2020. Ini Tips Agar pelaku UMKM Bisa Bertahan Hadapi Krisis Akibat Pandemi Virus Corona. kontan.co.id – https://bit.ly/3eH2C1f
  • Admin. 31 Maret 2020. Bisnis Terganggu Corona, Simak Tips Buat Pengusaha Waralaba Biar Bertahan. Liputan6.com – https://bit.ly/2VwrSQw

 

dilema besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top