Ternyata Begini Cara yang Benar Mengatur Uang Secara Islami!

#FinansialkuPlanner ayat dan hadist tentang tabungan cara menyimpan uang menurut islam Idul Fitri Keuangan Keuangan dalam islam mengatur uang secara islami Pengeluaran RamadanLeave a Comment on Ternyata Begini Cara yang Benar Mengatur Uang Secara Islami!

Ternyata Begini Cara yang Benar Mengatur Uang Secara Islami!

Allah telah memberikan panduan kepada umatnya tentang mengatur uang secara islami. Sudah tahu bagaimana caranya?

Simak pembahasannya selengkapnya di artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

 

Cara Mengatur dan Menyimpan Uang Menurut Islam

Allah SWT, melalui Al-Qur’an sudah memberikan panduan yang lengkap bagi para umat-Nya untuk menjalani kehidupan yang diberkahi Allah SWT.

Dari banyaknya panduan dalam menjalani kehidupan agar penuh keberkahan, Allah juga turunkan ayat dan hadist tentang tabungan dan mengatur keuangan.

Dalam artikel kali ini, Finansialku akan memberikan 5 cara mengatur dan menyimpan uang menurut islam, mengambil ayat Al-Qur’an dan hadist yang valid, di antaranya adalah:

 

#1 Sedekah

Telah kita ketahui kalau sedekah adalah salah satu cara kita untuk menyucikan harta yang telah kita dapatkan di dunia. Hal ini juga tertulis dalam Surat Saba ayat 39:

“Dan barang apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”

 

Dalam hukum Islam, umat Muslim dianjurkan untuk menyisihkan 2,5 persen harta atau penghasilannya untuk disedekahkan atau didonasikan untuk saudara yang membutuhkan.

Sobat Finansialku bisa bersedekah melalui lembaga penyalur baik secara daring atau langsung, mengingat sejak beberapa tahun ke belakang, kita dimudahkan dengan kemajuan teknologi yang pesat.

Sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak menyisihkan seperempat harta kita untuk saudara yang membutuhkan, ya!

Cara Hitung dan Tata Cara Pembagian Warisan Menurut Islam 03 - Finansialku

[Baca Juga: Jangan Kebalik! Ini Definisi dan Perbedaan Zakat, Infaq, Sedekah]

 

Meski persentasenya terlihat kecil, jangan lupa untuk tetap menganggarkannya setelah Sobat Finansialku mendapatkan pemasukan, ya!

Hal ini bertujuan agar arus keuangan Sobat Finansialku bisa tetap terjaga, dan sesuai dengan perencanaan keuangan yang sudah dibuat sebelumnya.

Tidak perlu repot menulisnya secara manual, Sobat Finansialku bisa mencatat setiap anggaran secara otomatis di Aplikasi Finansialku.

Setelah mengunduh aplikasinya di Google Play Store dan Apple Apps Store, Sobat Finansialku bisa langsung menekan fitur ‘Anggaran’, seperti yang tertera di bawah ini.

Aplikasi Finansialku

Aplikasi Finansialku

 

Setelah itu, Sobat Finansialku hanya perlu memasukkan jumlah nominal untuk setiap daftar anggarannya. Sederhana, bukan?

Apabila Sobat Finansialku melakukan upgrade aplikasi ke premium, selain bisa menikmati SEMUA fitur sepuasnya, Sobat Finansialku juga berkesempatan untuk mendapatkan potongan Rp 50 Ribu dengan memasukkan kode CUAN50, lho!

Jadi, mau upgrade sekarang atau setelah buka puasa?

 

#2 Menabung

Langkah kedua dalam mengatur uang secara islami adalah, dengan menabung untuk masa depan.

Seruan ini juga tertuang dalam ayat dan hadist tentang tabungan, di antaranya adalah:

 

Dari Sa’id bin Abi Sa’id Al-Maqburi Rahimahullah, mengatakan:

أَنَّ عُمَرَ سَأَلَ رَجُلاً عَنْ أَرْضٍ لَهُ بَاعَهَا ؟ فَقَالَ لَهُ : احْرُزْ مَالَك ، وَاحْفِرْ لَهُ تَحْتَ فِرَاشِ امْرَأَتِكَ ، قَالَ : يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ ، أَلَيْسَ بِكَنْزٍ ؟ فَقَالَ : لَيْسَ بِكَنْزٍ مَا أُدِّيَ زَكَاتُهُ

“Bahwa Umar bertanya kepada seseorang tentang tanah yang telah ia jual. Beliau berpesan kepadanya: ‘Jagalah hartamu! Galilah harta itu di bawah permadani istrimu!’”

 

Selain itu, Rasulullah juga mengeluarkan seruan pada umatnya untuk menabung, dari H.R. Bukhari Muslim:

“Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu.”

 

Menabung adalah upaya kita dalam menjaga amanah rezeki yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita.

Tapi tentunya jika harta kita hanya ditabung di rekening yang hanya kena gerusan inflasi, ini sama saja kita tidak bijak dalam mengelola uang.

Oleh karena itu, Finansialku menyarankan untuk menabungkan harta kita di instrumen lain seperti emas atau investasi.

Bagi pemula, dunia ini tentu sangat asing dan terkesan sulit dimengerti. Tapi tidak lagi, kalau Sobat Finansialku membaca e-book Finansialku tentang Panduan Investasi di Reksa Dana, Emas, dan Saham untuk Pemula.

Jangan khawatir, Sobat Finansialku bisa mendapatkannya SECARA GRATIS hanya dengan menekan tombol di bawah ini sekarang!

#3 Sumber Pendapatan Halal

Cara menyimpan uang menurut islam memang penting diketahui, tapi jangan lupakan cara mendapatkan uang menurut islam yang diridhai Allah, yaitu harus berasal dari sumber yang halal.

Mengenai seruan ini, Rasulullah SAW pernah bersabda:

لأَنْ يَأخُذَ أحَدُكُمْ أحبُلَهُ ثُمَّ يَأتِيَ الجَبَلَ ، فَيَأْتِيَ بحُزمَةٍ مِنْ حَطَب عَلَى ظَهْرِهِ فَيَبِيعَهَا ، فَيكُفّ اللهُ بِهَا وَجْهَهُ ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أنْ يَسْألَ النَّاسَ ، أعْطَوْهُ أَوْ مَنَعُوهُ

“Sungguh jika salah seorang dari kalian mengambil tali, lalu pergi ke gunung, kemudian dia pulang memikul seikat kayu bakar di punggungnya lalu dijual, sehingga dengan itu Allah menjaga wajahnya, maka ini lebih baik dari pada dia meminta-minta kepada manusia, diberi atau ditolak.”

 

Hadist lainnya dari Rasulullah SAW yang menyerukan umatnya untuk mencari mata pencaharian secara halal, yaitu Dari al-Miqdam Radhiyallahu Anhu:

يَدِهِ وَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ)) رواه البخاري.

“Tidaklah seorang memakan makanan yang lebih baik dari hasil usaha tangannya, dan sungguh Nabi Dawud Alaihissalam makan dari hasil usaha tangannya.”

 

#4 Menerapkan Pola Hidup Hemat

Allah SWT dalam Surat Al-Furqon ayat 67, berfirman, “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan, mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak kikir, dan adalah pembelanjaan itu di tengah-tengah antara yang demikian.”

Selain itu, manusia juga diingatkan kembali oleh Allah SWT melalui surat Al- Isro ayat 26-27 yang berbunyi:

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.”

 

Dalam kedua firmanNya itu, Allah SWT menganjurkan manusia untuk tidak berlebihan dalam berbelanja.

Allah SWT juga mengingatkan manusia untuk tidak terlalu pelit atau kikir. Sebaik-baiknya, adalah mereka yang ada di tengah-tengah, dalam artinya, tidak terlalu hemat, dan tidak terlalu boros.

Artinya, kita harus bijak dalam membelanjakan uang kita. Dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan primer sehari-hari.

Seperti ketika kita berbelanja bulanan, tidak sedikit dari kita yang membeli bahan-bahan atau barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan.

 

#5 Hindari Berutang

Mengatur uang secara islami yang kelima, sebenarnya umat muslim dianjurkan untuk tidak mengambil utang yang berlebihan.

Hal ini disampaikan dalam sebuah hadist Rasulullah dalam HR. Bukhari No. 2397, yang bunyinya:

“Jika orang yang berutang dia berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari.”

Selain itu, hadist tentang berutang juga disampaikan oleh Rasulullah SAW melalui Riwayat Bukhari, yang berbunyi:

“Barangsiapa utang uang kepada orang lain dan berniat akan mengembalikannya, maka Allah akan luluskan niatnya itu; tetapi barang siapa mengambilnya dengan niat akan membinasakan (tidak membayar), maka Allah akan merusakkan dia.”

Oleh karena itu, dianjurkan kepada kita, umat Rasulullah untuk tidak berhutang dalam jumlah yang berlebihan atau di luar batas kemampuan finansial kita.

 

Cara Menyimpan Uang Menurut Islam = Mencari Ridha Allah

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mencari ridha Allah dalam menjalani kehidupan.

Cara yang paling utama adalah, menjalani apa yang diperintahkan, dan menjauhi apa yang dilarang.

Dalam sudut pandang yang lebih kecil, ada cara tidak terhingga untuk mencapai ridha Allah SWT, salah satunya adalah mengikuti anjuran sesuai islam tentang mengatur keuangan.

Kelima poin di atas, bisa dijadikan sebagai panduan bagi kita untuk mengatur arus finansial kita.

Karena Allah SWT telah memberikan sebaik-baiknya anjuran dan perintah, demi kebaikan ummatnya.

 

Selain lima cara mengatur uang secara islami di atas, apakah Sobat Finansialku punya tambahan lainnya yang bisa dibagikan? Kalau punya, sampaikan pada kami lewat kolom komentar, ya!

Sobat Finansialku juga bisa membagikan informasi yang bermanfaat ini untuk saudara sesama muslim, agar semakin banyak yang mendapatkan ridha Allah di bulan yang suci ini, melalui pilihan platform yang tersedia di bawah ini. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 08 Mei 2020. 6 Prinsip Pengelolaan Uang Dalam Islam dan Dalilnya. Dalamislam.com – https://bit.ly/35Ou3lW
  • Dwi Ratih. 31 Januari 2019. #AyoHijrah dalam Mengatur Keuangan Sesuai Ajaran Islam. Dream.co.id – https://bit.ly/2SLI12y

dilema besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top