Lika-Liku Harga Emas Antam di Tengah Pandemik COVID-19

#LearnandInvest Corona covid-19 Emas Emas ANTAM Harga Emas InvestasiLeave a Comment on Lika-Liku Harga Emas Antam di Tengah Pandemik COVID-19

Lika-Liku Harga Emas Antam di Tengah Pandemik COVID-19

Lika liku perjalanan harga emas Antam di tengah terpaan pandemik COVID-19, apa yang akan terjadi selanjutnya?

Ulasan selengkapnya dapat dibaca melalui artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

 

Harga Emas Antam Hari Ini

Berbeda dengan karakteristik saham yang cenderung berbanding lurus dengan sentimen pelaku pasar yang memburuk, emas, yang merupakan salah satu aset safe haven malah punya karakteristik yang berbanding terbalik.

Selama dunia diserang habis-habisan oleh si COVID-19, pasar saham tergoncang habis-habisan.

Naik dan turun tidak terkendali, mengikuti sentimen para investor yang ketenangannya juga turut diganggu oleh ketidakpastian karena COVID-19.

Kebijakan-kebijakan baru akhirnya harus diluncurkan demi mempertahankan jalannya transaksi ekonomi sekaligus menarik perhatian kembali para investor yang sepertinya pun sudah jengah dengan pandemik ini.

Investasi Emas Antam Online 02 - Finansialku

[Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 9 April 2020 adalah Rp 938.000 per gram]

 

Tapi tidak dengan emas. Selama IHSG bergejolak, keberadaannya tetap tenang serupa air sungai. Tidak ada yang berubah, kecuali harganya yang semakin menguat.

Dimulai dari kenaikan sebanyak Rp 10 ribu setiap harinya, per hari ini, Rabu (09/04), harga emas sudah berada di level Rp 938 ribu per gramnya.

Ssst, Mau tahu satu info lagi? Harga emas hari ini, adalah hasil dari penurunan sebesar Rp 8000 per gram, lho!

Sementara untuk harga jual kembali emas Antam hari ini juga ikut turun Rp 9000 untuk setiap gramnya, menjadi Rp836 ribu per gram.

Melansir laman katadata.co.id, penurunan ini terjadi tepat setelah emas Antam berhasil mencetak rekor harga tertinggi sepanjang sejarah pada Selasa (07/04) yang mencapai Rp 963 ribu per gramnya.

Dari laman logammulia.com melalui katadata.co.id, penurunan harga emas ini merata untuk semua produk emas yang dijual berdasarkan bobot, berikut adalah rinciannya:

Emas batangan 0,5 gram:

Rp 493.500

Emas batangan 1 gram:

Rp 938.000

Emas batangan 2 gram:

Rp 1.825.000

Emas batangan 3 gram:

Rp 2.761.000

Emas batangan 5 gram:

Rp 4.510.000

Emas batangan 10 gram:

Rp 8.955.000

Emas batangan 25 gram:

Rp 22.280.000

Emas batangan 50 gram:

Rp 44.485.000

Emas batangan 100 gram:

Rp 88.900.000

 

Masa-Masa Keemasan Pemilik Emas Antam

Pada masa-masa ini, Sobat Finansialku yang memiliki aset emas Antam, tentu tidak bisa tidur tenang, menunggu momen yang tepat untuk mendapatkan momen yang tepat untuk cuan.

Tapi, tunggu sebentar, mari kita lihat beberapa fenomena yang terjadi beberapa hari ke belakang. Karena nyatanya, harga emas sempat mengalami kelabilan.

Setelah beberapa bulan ke belakang, harga emas Antam naik secara konstan, Senin (06/04) kemarin, ternyata alami penurunan.

Melansir laman katadata.co.id, Saat itu, harga emas turun sebanyak Rp 3.000 per gram menjadi Rp 931.000 per gramnya, padahal harga emas dunia masih alami peningkatan.

Tapi keesokan harinya, Selasa (07/04), harga emas Antam langsung meroket sebanyak Rp 32.000 untuk setiap gramnya menjadi Rp 963.000, yang mana sekaligus merupakan rekor tertinggi untuk harga emas sepanjang sejarah.

Harga Emas Antam Bisa Sentuh Rp 700.000 Finansialku 1

[Baca Juga: Tips n Trik Beli Emas Atau Saham ANTM Supaya Beneran Untung]

 

Kenaikan ini tentu disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah rasa khawatir para investor terhadap pertumbuhan ekonomi yang bisa saja runtuh kapanpun itu.

Kekhawatiran ini juga terbukti dengan harga emas Antam yang harus turun dari masa kejayaan karena satu hari setelahnya, tepatnya Rabu (08/04) kemarin, harga emas Antam harus turun sebesar Rp 17.000 menjadi Rp 946.000 per gramnya.

 

Langkah Apa yang Paling Tepat?

Bagaimanapun dinamika yang terjadi pada harga emas selama satu pekan ke belakang, emas bisa dibilang adalah aset yang paling aman untuk dimiliki dalam keadaan ekonomi yang labil seperti ini.

Karena sampai COVID-19 benar-benar berakhir, kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari bahkan satu detik ke depan.

Tidak tergerus inflasi, juuga mungkin menjadi salah satu alasan yang bisa meyakinkan kita untuk tetap memiliki dan mempertahankan emas sebagai aset kita.

Timteng Panas, Harga Buyback Emas Antam Capai 700.000_gram 02

[Baca Juga: Trading Emas Halal? Cari Tahu Kebenarannya Bersama Di Sini!]

 

Meski hari ini mengalami penurunan, emas cenderung lebih cepat bangkit dibandingkan dengan pasar saham.

Dilansir laman cnbcindonesia.com, Ed Moya, seorang analis dari perusahaan perdagangan online OANDA mengatakan kalau harga emas mau tidak mau harus tetap alami kenaikan.

“Harga emas harus naik karena penyebaran virus semakin intensif, di tengah upaya karantina wilayah untuk mengurangi penyebaran virus. Harga emas harus didukung karena resesi global yang akan datang di pasar akan lebih dalam dan lebih lama.”

 

Dia juga menambahkan kalau tren yang lebih tinggi bagi emas, bagaimanapun akan bergelombang karena stimulus dari bank sentral.

Hal ini yang membuat pasar yang stabil dimungkinkan akan terjadi, karena pemerintah menjadi putus asa dalam mengumpulkan uang tunai.

Analisis serupa juga dikatakan oleh Alwi Assegaf, seorang Analis Global Kapital Investama.

Melalui laman investasi.kontan.co.id, dia menuturkan kalau emas Antam masih akan berada dalam tren bullish di masa mendatang.

Menurut penilaiannya, selama penyebaran COVID-19 belum memberikan indikasi mereda, harga emas Antam masih akan prospektif.

“Dengan Amerika Serikat menjadi episentrum, persebaran virus corona akan membuat investor kembali melirik dolar AS. Penguatan dolar AS akan menopang harga emas Antam.”

 

Dia bahkan mengatakan kalau tren bullish dalam dunia emas ini akan terus menguji level resistance baru, bahkan bukan tidak mungkin akan menyentuh level psikologis Rp 1000.000 per gramnya.

Dalam keadaan seperti ini, langkah penjualan beberapa aset emas, seharusnya sih, tidak jadi masalah, ya?

Tahan! Jangan terburu-buru! Karena Bhima Yudhistira, seorang Ekonom dari Institute for Development of Economics & Finance (INDEF) mengatakan, pada masa-masa ini justru adalah momen yang tepat untuk menambah aset emas kita.

“Kalau menurut saya ini ada tren yang memang saat yang tepat untuk melakukan pembelian emas secara besar-besaran gitu.”

 

Karena kenaikan harga emas ini juga dipengaruhi oleh kepanikan para investor yang berlomba-lomba menyimpan aset emas karena dinilai menjadi aset yang paling aman.

Selain itu, sifat emas berbeda dengan pasar saham yang ketika turun sulit naik, emas justru sulit turun ketika sudah naik. Kalaupun ada penuruna, Bhima mengatakan tidak akan terlalu signifikan.

Senada dengan dua analis sebelumnya, Bhima juga mengatakan kalau emas punya peluang untuk tebus ke harga Rp 1000.000 per gram jika kondisi ekonomi di dunia tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami perbaikan.

“Apalagi ada proyeksi bahwa resesi global kali ini bakal lebih parah daripada krisis Asia di tahun 1998 atau pun krisis AS tahun 2008 ya.”

 

Meski begitu, Bhima tidak merekomendasikan para investor untuk terlalu berlebihan menimbun emas sebagai aset yang lebih ‘aman’.

Karena kenaikan ini sifatnya temporer, manakala pandemik selesai dan ekonomi sudah menemui level stabil, maka harga emas tidak akan mengalami kenaikan lagi.

“Emas ini hanya temporer naik ketika terjadinya resesi ekonomi. Pasca resesi ekonominya selesai, atau masuk masa recovery ya masa keuntungan atau imbal hasil dari investasi emas itu akan kalah dengan aset lainnya seperti properti seperti saham, gitu. Jadi terlalu banyak memegang emas itu juga tidak direkomendasikan tapi emas penting untuk menjaga likuditas.”

 

Jadi, semua pilihan kembali pada Sobat Finansialku sepenuhnya. Apakah memilih untuk melepas sebagian atau menambah sebagian?

Masih bingung? Jangan habiskan waktu dengan sia-sia, lebih baik segera hubungi perencana keuangan Finansialku melalui fitur ‘Konsultasi Keuangan’ yang ada di aplikasi Finansialku yang bisa diunduh di Google Play Store dan Apple App Store!

Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

Cara Konsultasi Keuangan dengan aplikasi Finansialku

 

Dengan berkonsultasi, Sobat Finansialku tidak perlu bingung lagi dalam menentukan langkah yang paling bijak di tengah ketidakpastian di bawah kabut pandemi ini!

 

Bagaimana pendapat Sobat Finansialku mengenai fenomena ini? Langkah apa yang paling bijak menurut Sobat Finansialku? Sampaikan pada kami melalui kolom komentar di bawah, ya!

Informasi ini juga bisa dibagikan ke rekan dan keluarga Sobat Finansialku melalui pilihan platform yang tersedia di bawah ini, lho!

 

Sumber Referensi:

  • Trio Hamdani. 6 April 2020. Harga Emas Masih Bisa Sampai Rp 1 Juta/Gram, Kapan Harus Jual?. Finance.detik.com – https://bit.ly/3edsZMj
  • Agatha Olivia Victoria. 7 April 2020. Cektak Rekor Baru, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp 963 Ribu per Gram. Katadata.co.id – https://bit.ly/3c8kAHN
  • Admin. 3 April 2020. Analis sebut harga emas Antam bisa sentuh level Rp 1 juta. Investasi.kontan.co.id – https://bit.ly/34lGHbn
  • Admin. 4 April 2020. Happy Cuan! Sepekan Harga Emas Antam Meroket Rp 10.000/Gram. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/2xj4sEP
  • Admin. 9 April 2020. Harga Emas Dunia Stabil, Logam Mulia Antam Turun Rp 8.000 per Gram. Katadata.co.id – https://bit.ly/34pblAI
  • Admin. 6 April 2020. Harga Emas Dunia Menanjak, Logam Mulia Antam Turun Rp 3.000 per Gram. Katadata.co.id – https://bit.ly/2wrDYk7
  • Admin. 8 April 2020. Harga Emas Antam Turun Rp 17 Ribu per Gram usai Cetak Rekor Tertinggi. Katadata.co.id – https://bit.ly/39TTK4P

 

dilema besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top