Keluarga Muda Susah Nabung? Ini Dia Triknya, Coba Yuk!

Keuangan Menabung Mengatur Keuangan Nabung Keluarga Muda Susah Nabung Tabungan Keluarga Muda Trik MenabungLeave a Comment on Keluarga Muda Susah Nabung? Ini Dia Triknya, Coba Yuk!

Keluarga Muda Susah Nabung? Ini Dia Triknya, Coba Yuk!

Keluarga muda Anda susah nabung? Ikuti trik dari Finansialku berikut ini untuk bisa mengatasinya. Jangan sampai terlewatkan. Yuk dicoba!

Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

 

Riset Mengatakan

Sebuah riset yang dilakukan Indonesia Millennial Report 2019, menyatakan bahwa setiap bulannya, kelompok usia produktif berkisar 25 hingga 35 tahun, hanya menabung sekitar 10.7% dari pendapatan bulanan yang mereka dapatkan.

Hal ini membuktikan bahwa generasi milenial yang kini sebagian besar sudah berkeluarga, belum memiliki komitmen untuk menabung.

Jangankan menabung, pendapatan bulanan mereka sudah habis untuk memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari.

Komik_ 5 Tips Menabung Untuk Keluarga Muda Anda 02

[Baca Juga: Sebelum Nonton Film “Orang Kaya Baru”, Simak Dulu Kilas Balik Azim Premji]

 

Termasuk biaya hiburan atau entertainment, tanpa peduli finansial mereka di hari tua, atau setidaknya mempersiapkan dana pendidikan buah hati saat sekolah nanti.

Apakah menabung adalah sebuah kebiasaan yang sulit untuk dibangun, terutama bagi keluarga muda?

Bagi Anda yang sudah memasuki bahtera rumah tangga atau yang masih menjajaki hubungan dengan calon pasangan hidup, ini saatnya membangun kebiasaan untuk menabung dengan beberapa tips jitu berikut ini!

 

Susah Nabung, Ikuti Tips Berikut.

Anda dan pasangan tentu tidak ingin keluarga Anda hanya bahagia sesaat saja. Bagaimana untuk kebahagiaan ke depannya perlu di pikirkan.

Oleh karena itu berikut tips bagi pasangan muda bagi yang susah nabung.

 

#1 Cari Solusi & Diskusi Dengan Pasangan

Langkah ini terlihat sederhana. Namun banyak pasangan yang menyepelekannya.

Dalam sebuah keluarga, melakukan perencanaan keuangan adalah sebuah keharusan dan perlu ditempuh dengan jalan diskusi dan menjadi solusi untuk masa depan bersama.

Mungkin ada keluarga yang hanya memberikan tanggung jawab keuangan pada salah satu pasangan, entah itu hanya kepada suami saja atau istri saja.

Namun keterbukaan dengan pasangan dalam membangun kebiasaan menabung yang sehat, sangat penting.

10 Cara Menghindari Masalah Keuangan Dalam Keluarga Muda 01 - Finansialku

[Baca Juga: 25 Rahasia Kebiasaan dan Kehidupan Orang Kaya Yang Jarang Diketahui Orang]

 

Karena Anda berdualah yang menjalani bahtera rumah tangga, bukan salah satu dari pasangan saja.

Tahukah Anda bahwa keterbukaan dalam keluarga, salah satunya dalam hal mengatur keuangan adalah bentuk strategi untuk menciptakan keharmonisan dalam keluarga.

Mulailah untuk melakukan perencanaan keuangan dari pembagian persentase belanja bulanan, perencanaan membeli barang-barang rumah tangga, hingga merencanakan liburan keluarga dengan pasangan Anda.

Ingat, keterbukaan memberikan keharmonisan dan kedamaian dalam keluarga!

 

#2 Susah Nabung? Mulailah Dengan Membangun Kebiasaan Positif Dalam Finansial

Warren Buffet sang bapak investasi dan orang yang masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia, memberikan wejangan dalam merencanakan keuangan keluarga.

Seperti yang dilansir dari Fortune (Februari 2017), yaitu dengan mulai menyisihkan tabungan dan investasi terlebih dahulu, saat gaji bulanan masuk ke dalam rekening.

Selanjutnya, Anda bisa mulai untuk mengatur kebutuhan keluarga dan membayar berbagai tagihan lainnya.

Bersama dengan pasangan, mulailah untuk mengalokasikan 20% dari gaji Anda dan pasangan (jika pasangan ikut bekerja) untuk tabungan atau investasi

Jika Anda dan pasangan memiliki tanggungan utang atau kredit dalam jumlah yang besar seperti KPR misalnya.

Investasi untuk Anda yang Keluarga Muda atau Baru Menikah 01 - Finansialku

[Baca Juga: Penting Gak Penting! 10 Benda Termahal di Dunia yang Pernah Dibeli Orang Kaya Raya]

 

Anda bisa mengupayakan agar jumlah total cicilan utang tidak melebihi 30% dari total penghasilan Anda dan pasangan.

Selanjutnya, buat patokan agar pengeluaran bulanan tidak melebihi 50% dari total pendapatan bulanan keluarga Anda.

Jika Anda sudah mulai membiasakannya, ini adalah kegiatan membuat budget kebutuhan keluarga atau anggaran belanja keluarga.

Rencanakan anggaran bulanan keluarga Anda dengan Aplikasi Finansialku yang akan menemani perjalanan finansial keluarga Anda.

Unduh secara gratis melalui Google Play Store atau App Store. Aplikasi ini akan sangat membantu Anda dalam mengatur keuangan keluarga kecil Anda, jadi silakan klik tautan berikut untuk mulai mengunduh.

Download Aplikasi Finansialku Sekarang!!

Download Aplikasi Finansialku

 

#3 Susah Nabung? Bijaklah Dalam Mengatur Pengeluaran

Supaya bisa menabung, langkah selanjutnya adalah mengatur dan mengendalikan pengeluaran harian dengan bijak.

Apakah Anda sudah memilah semua pengeluaran Anda ke dalam pos-pos tertentu? Jika belum, langkah ini akan menolong Anda dalam memilah pos-pos pengeluaran sesuai dengan kebutuhan.

Apabila total dari semua pos pengeluaran bulanan Anda melebihi 50% dari pendapatan bulanan, ada baiknya Anda melakukan beberapa tips berikut ini:

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah hindari pengeluaran di luar skala prioritas.

Ini biasa dinamakan overspending, di mana biaya yang Anda keluarkan itu diperuntukkan bagi barang-barang-barang yang bersifat keinginan, bukan kebutuhan Anda.

Pahami Tips Menabung Saham Untuk Karyawan Supaya Sukses Investasi! (1)

[Baca Juga: VIDEO : 5 Hal Yang Dilakukan Oleh Orang Kaya ! Ini Kunci Sukses Dari Jack Canfield !]

 

Dalam melakukan belanja, ada baiknya mengedepankan kualitas namun tetap mencari harga yang lebih ekonomis.

Berikutnya, dalam tahap ini Anda perlu mengelola utang dan aset dengan bijak. Jika Anda belum memasuki masa pernikahan, Anda bersama dengan calon pasangan bisa mengajukan KPR atau setidaknya mengumpulkan uang untuk membeli rumah baru ketika Anda sudah berkeluarga.

Perhatikan utang-utang lainnya yang sedang berjalan agar tidak terlilit dan menumpuk utang.

Selanjutnya, kelola aset Anda dengan bijak. Jika Anda memiliki apartemen dan beberapa waktu ke depan akan berkeluarga, mungkin Anda bisa mencari rumah hunian yang besarnya sepadan dengan kebutuhan akan keluarga Anda.

Apartemen yang Anda miliki dapat dijual atau disewakan untuk menambah biaya KPR atau setidaknya nabung untuk membeli rumah baru dan pernikahan.

Download Sekarang! Ebook PERENCANAAN KEUANGAN Untuk USIA 30-an, GRATIS!

12 Ebook Perencanaan Keuangan 30an

 

#4 Tetapkan Tujuan Keuangan

Sebuah target biasanya dapat memicu seseorang untuk lebih semangat dalam mencapai impiannya.

Dalam hal ini, Anda perlu membuat tujuan keuangan, entah itu dalam jangka waktu dekat, sedang atau panjang.

Misalnya jika Anda sudah menikah, Anda mungkin perlu memikirkan menabung uang yang dialokasikan untuk dana pendidikan anak, atau setidaknya dana untuk kelahiran sang calon bayi.

Kembali lagi ke poin pertama, diskusikan hal ini dengan pasangan tentang rencana masa depan dan keuangan yang perlu disiapkan.

Jadikan tujuan keuangan Anda dan pasangan menjadi sebuah pemicu untuk mencapai tujuan keuangan yang lebih baik.

 

#5 Jangan Lupa Dana Darurat

Keadaan genting bisa saja terjadi sewaktu-waktu dan biasanya, Anda perlu menyiapkan dana segar ketika hal-hal tak terprediksi itu sedang berlangsung.

Dalam hal ini dana darurat harus sudah tersedia di mesin ATM.

Sudah tahu jumlah total dana darurat yang harus Anda persiapkan? Untuk yang masih single setidaknya harus menyiapkan 6 kali dari total pengeluaran bulanan.

BOROS Simak 5 Tips Menabung dan Menyalurkan Hobi Meski Gaji Minim 01 - Finansialku

[Baca Juga: Solusi UKM: Peluang Usaha dan Bisnis Unik Lukisan Kertas Dengan Laba Jutaan]

 

Bagi Anda yang sudah berkeluarga namun belum memiliki tanggungan anak, Anda dan pasangan perlu menyiapkan 9 kali dari total pengeluaran bulanan.

Sedangkan Anda yang sudah berkeluarga dan memiliki tanggungan, dana darurat Anda akan semakin besar karena totalnya adalah 12 kali total pengeluaran bulanan.

Jadi, siapkan dana darurat Anda dan tempatkan di tempat yang aman dan gampang untuk diambil dan dicairkan, misalnya seperti mesin ATM atau pada keranjang investasi seperti emas dan juga reksa dana pasar uang.

 

#6 Setidaknya Hindari Utang Bila Susah Nabung

Karena Anda sudah berkeluarga, Anda tentu harus lebih bijak lagi dalam mengatur pengeluaran.

Bila Anda merasa susah nabung, maka ada sedikit solusi yang bisa Anda terapkan langsung, yaitu hindari utang. Baik itu utang konsumtif maupun utang produktif.

Berbicara soal utang konsumtif, sudah pasti utang jenis ini harus dihindari karena dampaknya tentu akan negatif bagi finansial Anda.

Bisa Anda bayangkan bagaimana jadinya keluarga Anda nantinya bila Anda merasa nabung susah dan masih rajin utang?

Sedangkan utang produktive, utang jenis ini dapat menghasilkan produktivitas berupa finansial yang lebih baik dengan pengelolaan yang bijak.

Tentu saja hutang produktif pun harus tetap dihitung dengan cermat, apalagi Anda yang sudah berkeluarga.

 

#7 Susah Nabung, Dorong Diri untuk Tambah Pundi-pundi Pendapatan

Bila Anda merasa susah nabung karena penghasilan masih sedikit, maka dorong diri Anda sendiri untuk menambah pundi-pundi pendapatan bagi keluarga kecil Anda.

Entah dengan memiliki usaha sampingan, atau bahkan dari tabungan investasi yang Anda masukkan seperti saham, reksa dana, logam mulia, properti dan berbagai bisnis lainnya.

Tambahan penghasilan dapat mendorong semangat Anda dalam menabung. 

 

Mulai Menabung

Bagaimana, apakah Anda baru saja membuat keputusan mulai menabung?

Apa yang menjadi keputusan Anda, Finansialku sangat menghargai bila Anda mau berbagi dengan kami dengan share keputusan Anda pada kolom komentar di bawah ini.

 

Nah, terima kasih telah menjadi bagian dari Finansialku dengan setia membaca artikel-artikel Finansialku.

Silakan berbagi informasi dari setiap artikel Finansialku yang Anda baca kepada setiap teman dan saudara Anda. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Love Life Daily. 31 Mei 2019. Susah Menabung? Ini Tips 10 Resep Perencanaan Keuangan Buat Keluarga Muda. Ico.id – https://bit.ly/3nDBl3o

dilema besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top