Finansialku Podcast Eps 86 – Merencanakan Pernikahan di Masa Pandemi Covid-19

Corona covid-19 Dana Pernikahan Finansialku finansialku podcast merencanakan pernikahan Merencanakan Pernikahan di Masa Pandemi Pandemi Pernikahan PodcastLeave a Comment on Finansialku Podcast Eps 86 – Merencanakan Pernikahan di Masa Pandemi Covid-19

Finansialku Podcast Eps 86 – Merencanakan Pernikahan di Masa Pandemi Covid-19

Gimana cara merencanakan pernikahan di masa pandemi? Saya bersama seorang Financial Planner Finansialku akan membahas topik tersebut.

So, simak diskusinya sampai selesai dan wujudkan pernikahan kamu dengan merencanakannya meski di tengah pandemi.

 

Rubrik Finansialku

 

Merencanakan Pernikahan di Masa Pandemi

Selama covid-19, apakah kamu pernah datang ke pesta pernikahan? Atau mungkin cuma nonton lewat IG live? Di episode kali ini, saya akan ngobrolin nikah di masa covid-19.

Apakah kamu mau menikah di masa Covid-19?

 

Dan seperti biasa, saya akan jawab salah satu curhat dari sobat Finansialku yang ada di tiket Aplikasi Finansialku.

Tetapi sebelum bahas lebih detail, sobat Finansialku juga dapat mengirimkan pertanyaan atau curhat keuangan melalui fitur Konsultasi Keuangan di Aplikasi Finansialku, dan jangan lupa memberi hastag #curhatkeuangan.

 

Salah satu curhatan kali ini adalah membahas,

“Hallo kak Melvin, saya R dari Bandung, usia 25 tahun. Berencana ingin menikah 2 tahun lagi, kira-kira investasi apa yang cocok untuk pernikahan saya? Apakah tepat berinvestasi di saham atau lebih baik reksa dana? Saya jadi bigung nih…”

 

Jawaban Melvin,

#LetMeShareMyView

Hi kak R, biasanya kalau ada yang nanya produk investasi seperti yang kak R lakukan, jawabannya adalah sama seperti orang yang nanya resep ke dokter.

Misal nih ya, “dok aku panas nih, sebaiknya minum obat apa ya?”

Sakit panas bisa karena banyak hal, bisa karena radang tenggorokan, bisa karena demam berdarah, atau juga panas karena teman kamu sulit ditagih kalau ada pinjaman, hehehe…

So, kalau orang menanya ke aku tentang mau menikah dan investasi apa, ya saya akan balik nanya dulu. Pertama, “berapa nilai budget pernikahan kamu?”

Menikah itu bisa mulai dari yang paling murah, katakanlah dari Rp 5 – 10 juta, bisa juga unlimited, miliaran pun bisa.

Yang kedua, “kapan rencananya kamu akan menikah?” kalau target kamu kan 2 tahun lagi ya, atau sekitar 24 bulan, sekarang ini kamu sudah punya uang berapa?

Dan pertanyaan terakhir, “berapa sih jumlah uang yang bisa kamu investasikan setiap bulannya?”

Dari situ, aku akan hitung berapa kebutuhan kamu, dan rekomendasikan apa produk investasi yang cocok buat kebutuhan kamu. Supaya aku tahu lebih banyak, aku akan balas tiket kamu di Aplikasi Finansialku dan kita akan ngobrol.

Oke semoga penjelasan saya dapat bermanfaat. Dan buat sobat Finansialku yang sedang mengalami kegalauan mengenai keuangan, investasi, asuransi atau apa pun itu, langsung saja curhat ke podcastnya Finansialku.

Gimana caranya?

Kamu hanya perlu mendownload Aplikasi Finansialku melalui Google Play Store ataupun melalui Apps Store, dan langsung saja ke menu Konsultasi Keuangan dan jangan lupa untuk memberi hastag #curhatkeuangan.

 

Menikah di Masa Pandemi? Siapkan Dulu Yuk!

Kali ini saya akan ditemani oleh Widya Yuliarti, CFP, perencana keuangan dari Finansialku.com.

Yuk simak diskusinya ya…

 

Pesta Pernikahan di Masa Pandemi

Ada beberapa teman yang menikah di masa pandemi. Aku dapat undangan online, datang akad online, lalu mereka bikin syukuran atau kirim bingkisan untuk teman-teman yang tidak bisa hadir di acara syukuran.

Sebenarnya menikah di masa pandemi ini menurutku lebih hemat, karena kita masih serba terbatas; tidak boleh undang banyak orang, resepsi di gedung pun masih ada gedung yang belum bisa disewakan.

Jadi fokus utamanya kalau mau nikah sekarang adalah akadnya dulu. Menurut aku ini sebuah kesempatan bagus kalau mau menikah on budget, karena bisa menikah lebih murah.

Yang pasti biaya sewa gedung akan kepangkas, biaya catering juga, karena biasanya biaya di catering ini yang besar, kalau undangannya ratusan, cateringnya juga harus besar, tapi kali ini kan undangannya juga harus dipangkas. Otomatis berkurang juga.

Terus biaya lain, seperti biaya kebersihan dan keamanan, itu juga tidak perlu keluar. Ini biasanya keluar kalau resepsi di gedung.

Selain itu, resepsi juga butuh dekor, mau itu besar atau kecil. Tapi karena tidak ada resepsi, otomatis ini juga berkurang.

Kemudian ada pengisi acara, seperti MC dan live music, ini juga akan terpangkas.

So, biaya yang kepotong itu banyak banget, yang tadinya harus keluar ratusan juta, sekarang 30 juta juga sudah bisa. Biaya yang bertambah paling adalah biaya untuk streaming yang pastinya tidak mengalahkan potongan biaya-biaya tadi.

Finansialku Podcast Eps 86 - Merencanakan Pernikahan di Masa Pandemi Covid-19 01

[Baca Juga: Perencanaan Dana Pernikahan, Siapkan Janji Sehidup Semati]

 

Saran Untuk Pasangan yang Berencana Menikah di Saat Pandemi

Untuk yang mau menikah di masa pandemi ini, pertama bicarakan dulu dengan kedua orang tua dua belah pihak, karena bisa saja orang tua tidak menyetujui hal ini. Jadi komunikasikan dulu hal ini dengan baik dan lancar.

Kita juga harus aware dengan keadaan saat ini, kalau misalnya dipaksakan pasti ada konsekuensinya, jadi komunikasikan dengan keluarga baik-baik. Kalian bisa beberkan alasan dari sisi finansialnya yang bisa berkurang banyak juga.

Kemudian, kalau sudah, bicarakan dengan pasangan bentuknya seperti apa, apakah akadnya saja dulu, lalu kirim-kirim hampers atau buat resepsi kecil-kecilan dengan orang terdekat, atau bagaimana, bicarakan dulu dengan pasangan karena ada banyak opsi yang jadi pilihan.

Kalau misalnya kalian sudah menyiapkan uang untuk pernikahan tapi hanya terpakai hanya bisa akad doang, sisanya bisa digunakan untuk memaksimalkan akad atau disimpan untuk hal lainnya.

Kalian bisa alokasikan uang tersebut untuk kebutuhan hidup setelah menikah, karena sebenarnya the real life itu setelah menikah, jadi itu yang harus kita siapkan.

Jangan sampai uangnya habis untuk pernikahan setelahnya hidup menderita.

So, kesimpulannya, pertama komunikasikan dengan kedua belah pihak, kalian harus aware dengan situasi yang ada, dan memilih bentuk pernikahan kamu seperti apa, terakhir, kalau uangnya ada lebih, alokasikan untuk kehidupan setelah menikah.

 

Pesta Pernikahan itu Buat Apa Sih?

Ya pasti untuk membahagiakan pihak orang tuanya!

Zaman sekarang orang-orang sudah mulai berpikir untuk menikah secara sederhana dan mengalokasikan dana lainnya untuk beli rumah, sekolah anak, dan lain-lain.

Tapi biasanya ketika membicarakan hal ini dengan orangtua, pestanya akan menjadi besar karena mereka orangtua yang sudah membesarkan kita, biasanya mereka memiliki gengsi yang cukup tinggi, apalagi pesta pernikahan anaknya yang pertama.

Jadi bisa dibilang pesta pernikahan adalah pestanya orang tua, kadang malah kebanyakan undangan yang dibagikan lebih banyak daripada undangan anaknya.

Pernah bahkan aku datang di suatu pernikahan, yang fotonya grup SMP-SMA mami papinya, jadi kayak reuni sekolah, tapi orangtuanya.

 

Investasi Dana Menikah

Kalau kalian punya rencana menikah satu sampai tiga tahun, sebenarnya banyak pilihannya; ada reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, bisa juga reksa dana saham misalnya.

Bisa juga ke P2p lending, ini adalah salah satu produk investasi yang bisa kita gunakan untuk menikah dalam jangka waktu satu sampai tiga tahun lagi.

Tapi biasanya banyak orang yang menyiapkan dana pernikahan kurang dari satu tahun sebelumnya, nih.

Ada yang ketar-ketir nanya lewat aplikasi Finansialku juga tentang bagaimana cara menyiapkan dananya di bawah satu tahun dengan gaji UMR. Ketika aku tanya mau nikah berapa lama lagi, dia jawab maunya tahun depan.

Lalu ketika ditanya lagi biasanya berapa jumlah uang yang ditabung, jawabannya ternyata sekarang lagi enggak nabung karena merasa nabung kok kayak gak ada ujungnya.

Aku tanya lagi berapa saldo di rekening sekarang, jawabannya biasa cuma ada Rp 700 ribu. Waduh!! Aku langsung mikir gimana dia mau nikah tahun depan dengan gaji UMR tanpa dana darurat dan tabungan, ini bikin aku pusing.

So, buat teman-teman yang mau menikah, kamu harus hitung-hitung dulu, karena mau hanya di KUA pun kita masih perlu budget ya, khususnya kalau weekend, yang perlu biaya lebih daripada weekday.

 

Download Sekarang! Ebook PERENCANAAN KEUANGAN Untuk USIA 20-an, GRATIS!

15 Ebook Perencanaan Keuangan 20an

 

Nah, buat teman-teman yang ingin melangsungkan pernikahannya, Widya berpesan,

“Yang pertama kita perlu banyak survei biaya apa saja yang muncul, karena biasanya kebanyakan dari para pasangan yang sudah menikah, biasanya mereka tidak survei dengan selengkap-lengkapnya, biasanya ada biaya apa aja.

Jadi kita harus survei dulu, karena pas dilapangan ini ada banyak banget biaya yang tidak terduga.

Udah gitu, misalnya nanti acaranya berlangsung, kita juga harus mikirin konsumsi untuk panitianya juga, dan ini biasanya tidak terhitung.

Jadi kita harus menyisihkan beberapa persen dari dana keseluruhan ini untuk dijadikan biaya kebutuhan lainnya.

Lalu yang kedua, saat mau menikah komunikasikan dulu uangnya mau dari mana, ini kan banyak banget nih jadi apakah dari kamu semua, dari kamu dan pasangan, atau kalau misalnya nanti ada bantuan dari orang tua.

Jadi sebaiknya uang ini harus dikomunikasikan di awal supaya jelas nantinya akan seperti apa.

Nanti kalau sudah jelas uangnya dari mana, kebutuhan untuk menikahnya dimana dan saat menikahnya pun, budget-nya pun ingin sesuai dengan kemampuan atau sesuai dengan keinginan kita.

Itu yang harus kita pikirkan, seperti apa pernikahannya, karena masih banyak juga nih yang masih ngebleng pernikahannya seperti apa, apakah mau mengikuti budget atau mengikuti keinginan.

Karena kalau mau ngikutin keinginan, kan berarti kita mengikutin vendor nih, oh gua mau ngikutin vendor A dan budgetnya sekian atau mau ngikutin vendor B dan budgetnya sekian.

Jadi kita harus ngikutin budget dari vendornya. Dan nantinya setelah tahu, kita harus rencanain dana pernikahannya.

Salah satu cara untuk menghitung dan merencanakan dana pernikahannya ialah dengan menggunakan Aplikasi Finansialku.

Teman-teman cukup download Aplikasi Finansialku, kemudian masuk ke menu Rencana Keuangan, dan pilih Dana Pernikahan.

Nah, nantinya akan ditampilkan dengan jelas berapa yang harus kamu persiapkan setiap bulannya, berapa yang harus di investasikan per bulan, dan biar kita tahu berapa lama sih kita harus berinvestasi dan kita harus berhenti misalnya jika uang kita sudah terkumpul sekian.

Jadi supaya investasi kita gak kerasa “kok investasi gua gini-gini aja ya?” tetapi investasinya akan menjadi lebih efektif. Dan juga nanti, kalau misalnya mau nikah satu tahun atau tiga tahun kedepan, ya kita pilihlah jenis investasi yang sesuai dengan tujuan keuangannya nih.

Jangan sampai kita salah pilih kendaraan yang malah bikin tujuan keuangan kita tidak bisa nyampai tepat waktu.

Jadi itu lah tipsnya buat teman-teman yang mau menikah.”

 

Oke, semoga episode kali ini bisa bermanfaat buat teman-teman, dan akhir kata Make A Plant And Get Your Financial Dreams Come True.

 

Sumber Gambar:

  • Marriage – http://bit.ly/2KZ0ubd

 

Finansialku Talk Podcast juga dapat kamu dengarkan di:

Logo Spotify

 

dilema besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top