Finansialku Podcast Eps 50 – Kenapa Banyak Pekerja Keuangan Terjerat Utang?

Finansialku finansialku podcast Fintalk50 Pekerja Keuangan Pekerja Keuangan Terikat Utang Podcast UtangLeave a Comment on Finansialku Podcast Eps 50 – Kenapa Banyak Pekerja Keuangan Terjerat Utang?

Finansialku Podcast Eps 50 – Kenapa Banyak Pekerja Keuangan Terjerat Utang?

Ternyata kerja di industri keuangan gak menjamin untuk terbebas dari utang, lho. Kira-kira kenapa ya?

Yuk kita bahas di podcast kali ini.

 

Rubrik Finansialku

 

Merencanakan Keuangan

Banyak orang yang bekerja di industri keuangan gagal dalam menggunakan produk keuangannya, padahal mereka lebih mendapatkan pengetahuan mengenai cara menjual produk keuangan dan menjadi seorang sales yang ahli.

Mayoritas banyak yang bekerja di industri keuangan tidak melek finansial. Ada penelitian yang berkata bahwa orang-orang yang bekerja di bank juga memiliki masalah keuangan khususnya utang.

Siapapun orangnya juga perlu meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mengenai finansial.

Di podcast kali ini, Melvin mengajak teman baiknya, seorang agent leader asuransi untuk menjawab pertanyaan, “Apakah agen asuransi hanya tahu berjualan atau memang benar-benar melek finansial?”

Sebelum bahas lebih detail, Sobat Finansialku dapat mengirimkan pertanyaan atau curhat keuangan melalui fitur TANYA PERENCANA KEUANGAN di Aplikasi Finansialku. Jangan lupa kasih hashtag #CURHATKEUANGAN

Kali ini kita akan membahas salah satu curhatan dari Put di Bandung yang ditawari polis asuransi berbentuk unit link. Premi bulanan Rp 2 jutaan. Beberapa waktu lalu dia melihat report yang dikirim lewat email. Dia kaget karena uang investasinya hilang 50% dari uang yang disetorkan.

Pertanyaannya,

“Enaknya dilanjutkan atau tutup saja polis unit link ini? Saya tidak terlalu butuh asuransi kesehatan karena sudah mendapatkannya dari kantor.”

 

Jawaban Melvin Mumpuni:

#LetMeShareMyView Sebenarnya ketika seseorang beli asuransi, tujuan utamanya adalah untuk proteksi bukan investasi. Misalnya saat kita sakit harus diopname, perlu biaya besar dan mahal, semua itu dicover oleh asuransi.

Membeli asuransi untuk proteksi itu sebenarnya tidak pernah merugikan. Kalau kamu mengalami kasus yang sama seperti Put, bingung atau ragu mengenai polis asuransi, kamu bisa share polis kamu asuransi via menu tanya perencana keuangan di aplikasi Finansialku. Perencana Keuangan akan membantu reviewnya.

Kalau kantor sudah memberikan asuransi kesehatan, saya sarankan untuk tetap mengajukan asuransi kesehatan untuk biaya berobat.

Karena ketika kamu sudah keluar dari perusahaan, asuransi kantor belum tentu bisa memberikan proteksi. Tidak harus unit link, yang tradisional pun tidak apa-apa.

Lalu ajukan asuransi penyakit kritis untuk pengganti income, kalau seandainya terjadi penyakit kritis. Biasanya orang yang sudah terkena penyakit kritis, dia tidak akan bisa bekerja seperti biasanya.

Semoga penjelasan kali ini bisa menbantu Put dan Sobat Finansialku lainnya yang ingin mulai merencanakan keuangan.

 

Orang Keuangan Tapi Punya Utang, Kok Bisa?

Ada beberapa orang yang bekerja di industri keuangan ternyata memiliki utang yang besar. Biasanya seseorang (agen) itu hidup kesehariannya mewah, berani berutang agar terlihat “sukses” dan rekrutmennya mudah untuk mencari klien.

Tapi terkadang ada leader agen yang membiarkan orang itu hidup mewah karena merasa kalau agen itu semakin konsumtif maka dia akan mencari uang lebih banyak lagi.

Namun menurut Caroline, seorang agent leader di asuransi FWD, kalau agen dapat uang dari asuransi harus dikelola denga baik agar hidup tenang dan tidak terjerat utang karena gaya hidup, sehingga kerja pun akan tetap fokus.

Itu sama halnya seperti orang yang sehat, akan bebas melakukan apa saja. Keuangan kalau sehat, kerja pun akan lebih tenang.

Tidak hanya orang yang bekerja di industri keuangan, sales pun terkadang hidup konsumtif karena tekanan dan pengaruh lingkungannya.

Menurut Caroline, hal itu wajar karena orang yang bekerja di industri keuangan, baik itu agen maupun sales memiliki income yang tidak terbatas. Jadi sah-sah saja kalau hidup konsumtif.

Namun tetap kembali ke diri masing-masing seberapa kuat kita bisa menahan tekanan itu.

 

Melek Finansial

Siapa pun orangnya dan apa pun pekerjaannya harus melek finansial. Terlebih lagi untuk para milenial. Mulai belajar simple financial literacy, seperti menabung, melakukan pelatihan finansial dan pengembangan keuangan, dll.

Yang terpenting adalah mulai dari diri sendiri. Mulai mencari tahu mengenai finansial. Apalagi sekarang sudah banyak fasilitas yang mendukung dan terpercaya.

 

Semoga bahasan kali ini dapat memberikan manfaat bagi Sobat Finansialku, dan akhir kata Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True!

 

Finansialku Talk Podcast juga dapat kamu dengarkan di:

Logo Spotify

 

dilema besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top