Definisi Dividend Yield Adalah

Definisi Dividend Yield Adalah Ekonomi Istilah KeuanganLeave a Comment on Definisi Dividend Yield Adalah

Definisi Dividend Yield Adalah

Simak Definisi Dividend Yield Adalah.. eits… tenang akan kami ulas selengkapnya hanya di artikel Finansialku berikut ini. Lengkap!

Jadi jangan ke mana-mana lagi ya, untuk menemukan Definisi Dividend Yield Adalah adalah di dalam artikel ini.

 

Rubrik Finansialku

 

Definisi Dividen Yield Adalah

Dalam dunia investasi saham, para investor tidak hanya akan mendapatkan keuntungan berupa capital gain tetapi juga berupa dividen ketika berinvestasi dalam sebuah perusahaan.

Menurut pengertiannya, Dividen adalah pembagian laba terhadap pemegang saham yang didasarkan pada jumlah saham yang dimiliki.

Sedangkan definisi dividen yield adalah rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur berapa besar tingkat keuntungan yang dibagikan oleh perusahaan ke pemegang saham.

Selain mendapatkan capital gain, investor juga akan memperoleh dividen saat memutuskan untuk berinvestasi dalam suatu perusahaan.

Definisi Dividend Yield Adalah 01 Finansialku

[Baca Juga: Bingung Mau Rintis Bisnis Startup di Mana? Ini Keuntungan Pakai Coworking Space!]

 

Mengapa Dividen Yield perlu dihitung?

Para investor perlu mendapatkan hasil dari perhitungan Dividen Yield agar bisa melihat kemampuan sebuah perusahaan untuk memberikan keuntungan baginya.

Selain Dividen Yield, investor juga perlu mengenal Dividend Payout Ratio yang menjadi 2 rasio yang sering diperhatikan dan menjadi salah satu penentu dalam memutuskan untuk berinvestasi.

Yang perlu diketahui, kedua rasio tersebut biasanya tidak selalu berkorelasi positif.

Biasanya, sebuah perusahaan yang memiliki tingkat Dividend Payout Ratio yang tinggi memiliki beberapa hal seperti memiliki harga saham yang susah naik ataupun perusahaan blue chip yang sudah matang.

 

Rumus Menghitung Definisi Devidend Yield Adalah

Seperti yang kita ketahui, perusahaan blue chip cenderung memiliki harga saham yang sudah tinggi sehingga nilai Dividend Yield-nya menjadi rendah.

Oleh sebab itu, perusahaan yang memiliki Dividen Yield tinggi biasanya akan mengalami kenaikan harga saham saat pembagian dividen dilakukan.

Rumus untuk menghitung Dividend Yield adalah sebagai berikut:

 

Dividend Yield = Dividend per Share (Dividen per Lembar Saham) : Market Value per Share (Harga per Lembar Saham) x 100

 

Jika harga per lembar saham bisa langsung di cek di bursa saham, maka Anda harus menghitung sendiri untuk bisa tahu berapa nilai Dividend per Share perusahaan yang sedang Anda analisis.

Dividend per Share adalah dividen per lembar saham yang biasanya akan diumumkan perusahaan saat membagikan dividen.

banner_jangan_asal,_ketahui_ini_dulu_sebelum_investasi_saham

 

Cara Menghitung Dividend Yield

Untuk mengenal lebih dalam cara kerja perhitungan Dividen Yield, berikut ini adalah contoh cara menghitung Dividen Yield dari sebuah perusahaan.

Contoh Kasus

7 Januari 2017, harga per lembar saham PT. XYZ Tbk yang diperdagangkan adalah Rp 12.000 dan dividen per lembar saham tahunan yang dibagikan pada tahun 2017 adalah Rp 780. Jadi, berapakah Dividend Yield PT. XYZ Tbk.?

Dividend Yield = (Rp 780 : Rp 12.000) x 100 = 6.5%

Dari perhitungan di atas terlihat nilai Dividend Yield dari PT. XYZ Tbk. adalah sebesar 6.5%.

 

Daftar 10 Saham Dividend Yield Tertinggi Tahun 2020

Kita telah mengerti definisi devidend yield adalah yang sudah dijelaskan seperti di atas. Namun kini kita akan tahu perusahaan yang memberikan devidend yield tertinggi berikut ini:

 

#10 TLKM (Telekomunikasi Indonesia Tbk.)

Sepertinya pemerintah sedang cari uang dari dividen BUMN di tahun 2020. Dari daftar ini, ada 4 BUMN pemberi dividen besar.

Dimulai dari TLKM di bidang telekomunikasi. Siapa yang tidak kenal produknya, Telkomsel terutama.

Harga saham Rp 2.980 dengan DPS Rp 154, maka investor mendapat yield 5.17%. Untuk ukuran dividen, ini termasuk besar, apalagi sektor telekomunikasi termasuk yang padat modal.

 

#9 BBRI (Bank Rakyat Indonesia Tbk.)

Selanjutnya ada BBRi di peringkat 9, BUMN sektor perbankan yang performanya konsisten meningkat setiap tahun.

Saya termasuk yang memiliki saham ini (makanya kalau saya analisa emiten ini, harus ditelaah lebih jauh karena mengandung ).

DPS BBRI untuk tahun 2020 (dari laba 2019) adalah Rp 168. Dengan harga saham saat ini Rp 3.110, maka dividend yield (DY) = 5.40%.

cDefiniDividend Yield Adalah 03 Finansialku

[Baca Juga: Perencanaan Keuangan untuk Startup Founder Agar Tetap Fokus Membesarkan Baby StartUp]

 

#8 BMRI (Bank Mandiri Tbk.)

Tumben sekali BMRI membagikan dividen hingga 60% laba, sehingga yield yang didapat sekitar 6.09%. DPS Rp 353 dengan harga saham Rp 5.800.

Secara fundamental, jelas bagus. BMRI termasuk perbankan buku 4. Jadi emiten ini aman-aman saja kalau mau dibeli. Tapi belilah di saat harga murah. Percuma kalau harga sudah mahal.

 

#7 BDMN (Bank Danamon Tbk.)

Kali ini datang dari emiten perbankan, Bank Danamon. Setelah diakuisisi oleh MUFG, sepertinya BDMN mulai menaikkan dividen sejak tahun 2019.

Tahun 2020, BDMN menebar dividen Rp 187/lembar. Dengan harga saham Rp 2.770, maka yield yang didapat 6.75%.

 

#6 HMSP (H.M Sampoerna Tbk.)

Urutan kelima datang dari perusahaan rokok yang sudah lama listing di BEI, sejak 1990. Tapi emiten ini sepertinya tidak masuk ke saham syariah ya.

HMSP dengan harga saham Rp 1.655 memberi dividen sebesar Rp 119 kepada shareholders. Maka yield yang didapat sebesar 7.19%.

Satu hal lagi, HMSP konsisten membagi keseluruhan laba bersihnya setiap tahun (DPR sekitar 100% setiap tahun).

Jadi kita sudah bisa menghitung kira-kira berapa dividen yang akan didapat dari laba tahun 2020 nanti.

 

#5 BJTM (Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.)

Kalau soal market capital, BJTM memang kalah dari bank perbankan besar seperti BBCA atau BBRI. Tapi soal performa, BJTM tidak kalah.

Dividen yang dibagikan juga selalu besar bagi investor.

Dengan harga saham saat ini Rp 550, BJTM bisa membagi dividen sebesar Rp 48/lembar. Maka dividend yield yang diterima investor = 8.73%.

 

#4 ADRO (Adaro Energy Tbk.)

Jangan aneh kalau perusahaan batu bara banyak masuk di dalam daftar pemberi dividen tinggi.

Jika perusahaan sudah di fase mature, maka tidak memiliki rencana ekspansi lebih sehingga laba yang didapat kebanyakan dibagikan ke pemegang saham.

ADRO tercatat membagi dividen Rp 109 di tahun ini. Dengan harga saham Rp 1.095, ADRO memberikan yield 9.95%.

 

#3 BJBR (Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk.)

BJBR adalah BUMD yang dimiliki oleh Pemda Jawa Barat dan Banten. Seperti BJTM, segmen usaha BJBR juga berfokus di wilayah sendiri, Jawa Barat.

Tahun 2020, BJBR membagikan dividen Rp 94, dengan harga saat ini Rp 910. Maka dividend yield sebesar 10.32%.

Secara fundamental, BJBR juga terhitung perusahaan yang sehat dan profitable. Jadi, selama kita pikir Jawa Barat akan terus berkembang beserta bank daerahnya, maka BJBR boleh coba kamu analisa lebih mendalam sebelum membelinya.

 

#2 PTBA (Bukit Asam Tbk.)

Dari batu bara (lagi), selanjutnya ada PTBA. BUMN di bawah perusahaan Inalum sudah secara konsisten memberikan dividen jumbo.

Tahun 2020, PTBA memberikan dividen Rp 326 dibanding dengan harga saham saat ini Rp 2.050. Maka yield = 15.90%.

 

#1 Dari Definisi Devidend Yield Maka Posisi Tertinggi ITMG (Indo Tambangraya Megah Tbk.)

ITMG memang sudah sering masuk dalam daftar perusahaan yang royal bagi dividen ke shareholder-nya.

ITMG biasanya 2x bagi dividen dalam 1 tahun (akhir tahun dan setelah Laporan Keuangan rilis).

Untuk tanggal 07/08/20, harga saham ITMG = Rp 7.850 dibandingkan mendapat dividen sebesar Rp 1.275. Artinya dividend yield = 16.24%.

Perusahaan di bidang pertambangan batu bara ini memang lagi murah-murahnya. Harga batu bara yang turun sepanjang tahun membuat performa harga sahamnya juga menurun.

 

Mulai Invest

Kini Anda telah tahu definisi devidend yield adalah rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur berapa besar tingkat keuntungan yang dibagikan oleh perusahaan ke pemegang saham.

Dan lagi Anda juga sudah mendapat referensi perusahaan apa saja yang membagikan devidennya cukup besar.

 

Jangan lupa Finansialku juga punya Channel Youtube yang bisa Anda tonton sebagai bahan tambahan bagi Anda untuk belajar saham.

Salah satunya, Anda bisa klik link di bawah ini. Terima kasih.

 

 

Kini saatnya Anda membagikan artikel ini kepada banyak rekan dan sahabat Anda, agar mereka juga mengerti apa yang baru saja Anda ketahui. Dan mulai untuk berinvestasi.

 

Sumber Referensi:

  • Budi Kho. 9 November 2018. Pengertian Dividend Yield dan Rumus Dividend Yield. 
    Ilmumenejemenindustri.com – https://bit.ly/3oWMLje
  • Harmony. 11 September 2020. Pengertian Dividend Yield Secara Lengkap Beserta Rumusnya. Harmony.co.id – https://bit.ly/36ShxDE
  • Galeri Saham. 2 Juli 2017. Deviden Yield. Galerisaham.com – https://bit.ly/3oXQCfT
  • Stock dan Saham. 13 Maret 2016. Apa Pengertian dan Definisi dari Dividend Yield? Stockdansaham.com – https://bit.ly/2MN0Xy1
  • Admin. Kegunaan & Cara Menghitung Dividen Yield. Sahamgain.com – https://bit.ly/2YU6w07
  • Margaret. 9 Agustus 2020. 10 Saham dengan Dividen Tinggi Tahun 2020. Margaret.id – https://bit.ly/3a34Ms1

 

Sumber Gambar:

  • Definisi Dividend Yield Adalah 01 Finansialku – http://bit.ly/3bBiW35
  • Definisi Dividend Yield Adalah 02 Finansialku – http://bit.ly/3pQcw5e
  • Definisi Dividend Yield Adalah 03 Finansialku – http://bit.ly/2MrCxtY

dilema besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top